Evaluasi Penanganan Kumuh Oleh Pemkab Tanah Laut Bersama Program Kotaku Di Tahun 2021
Uji Petik Program KOTAKU TA. 2021

By Administrator 05 Nov 2021, 09:49:52 WIB Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah
Evaluasi Penanganan Kumuh Oleh Pemkab Tanah Laut Bersama Program Kotaku Di Tahun 2021


Menindaklanjuti Surat dari Manajemen Pusat (KMP) Program Kotaku Nomor 238/KMP-Wil.2/KOTAKU/X/2021 Kelompok Kerja Perumahan, Permukiman, Air Minum dan Sanitasi (Pokja PPAS) yang bersekretariat pada Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tanah Laut bersama-sama Tim Fasilitator Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Tanah Laut melaksanakan kegiatan "Uji Petik program KOTAKU Tahun Anggaran 2021" yang dilaksanakan pada Kamis (04/11) bertempat di Aula Dialektika Bappeda.

Dihadiri oleh Kepala Bappeda selaku Sekretaris Pokja PPAS Kab. Tanah Laut Tahun 2021, Anggota Pokja PPAS Kab. Tanah Laut Tahun 2021, Satker PIP, Tim Konsultan Manajemen Pusat (KMP) Program Kotaku, Tim Konsultan Manjemen Wilayah (KMW) Program Kotaku Prov. Kalsel dan Tim Fasilitator Program Kotaku Kab. Tanah Laut.

Baca Lainnya :

Dibuka dan dipimpin oleh Kepala Bappeda Bapak Andris Evony, S,STP, M.Si yang dalam sambutannya menyampaikan bagaimana selama ini upaya Pemerintah Kabupaten baik dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam menangani masalah kumuh baik secara fisik  (pembangunan infrastruktur yang berkualitas) maupun non fisik (pemberdayaan masyarakat). Hal ini selaras dengan Program Pemerintah Kabupaten Tanah Laut "Desa Dibina, Kota Ditata", termasuk dengan kerjasama selama ini dengan Program Kotaku.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sangat mengapresiasi kegiatan Kotaku yang dilaksanakan di Kabupaten Tanah Laut, dengan adanya program ini dapat membantu Pemkab dalam penanganan kumuh. Pemkab Tanah Laut berharap kerjasama dengan Program Kotaku terus menerus bisa terjalin dan jangakauan kegiatan bisa diperluas tidak hanya menangani masalah kumuh perkotaan namun juga bisa sampai ke desa-desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Tim Fasilitator Kotaku Kabupaten Tanah Laut yang menyampaikan bahwa sudah terjadi penurunan angka kumuh di Kecamatan Pelaihari, dari 47,53 Ha menjadi 24,36 Ha atau 12,53% , sedangkan untuk Kecamatan lain sebagaimana disampaikan oleh Satker PIP Ibu Julie Normalia saat ini sedang dilaksanakan deliniasi kawasan kumuh nya dengan dibantu oleh Tim fasilitator Program Kotaku Kab. Tanah Laut dilaksanakan sosialisasi dan FGD di 10 Kecamatan tersebut. Progres pendataan baseline sejauh ini telah dilaksanakan sosialisasi di 7 Kecamatan dan telah dilaksanakan FGD di 35 desa dari 48 desa yang ada di SK Kawasan Kumuh Kabupaten Tanah Laut. Hasil dari penanganan kumuh saat ini berhasil menghapus status kumuh pada 2 Kecamatan (Kecamatan Bajuin dan Kecamatan Batu Ampar) dan 3 desa (Desa Sungai Bakar, Desa Pemalongan dan Desa Gunung Mas) yang ada pada profil Kumuh Kabupaten Tanah Laut.

Hasil kegiatan uji petik ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas hasil perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana baik pada Program Kotaku dan pada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, diharapkan pula kerja sama antara Pemkab Tanah Laut dengan Program Kotaku terus berlanjut untuk membantu Pemkab Tanah Laut dalam menanggulangi masalah kekumuhan di seluruh Kabupaten Tanah Laut. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan oleh Bappeda kepda Tim dari konsultan Manajemen Pusat (KMP). (LITA)